Use your < > keys to browse more stories

Website marketplace pembantu rumah tangga Cabara raih pendanaan USD 50.000

Cabara Front 750

(Update tanggal 4 Juni: Kami merevisi angka investasi Cabara dari USD 5.000 menjadi USD 50.000.)

Apakah ada tempat bagi startup marketplace pembantu rumah tangga di Indonesia? Cabara menjawab ya, dan mereka baru saja mendapatkan suntikan dana USD 50.000 dari Bin Awas General Service Establishment yang berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab untuk kembali memvalidasi ide mereka di Indonesia. Cabara berencana menggunakan uang tersebut untuk pengembangan web, pembuatan aplikasi mobile, memperkuat tim, dan memasuki pasar di kawasan Timur Tengah yang dimulai dari Abu Dhabi.

Co-founder Faisal Rizal mengatakan bahwa sejak didirikan pada Oktober 2011, Cabara telah memperkerjakan 1.350 pembantu baik untuk di dalam maupun di luar negeri. Bin Awas General Service Establishment sendiri merupakan agen penyedia tenaga kerja sektor informal, dan ingin memperkuat servis mereka dengan platform Cabara, baik untuk pasar Timur Tengah maupun Indonesia.

(Baca juga: Moso sudah tiada, tapi Piktochart dan Cabara terus maju)

Cabara merupakan salah satu startup yang sempat berkompetisi di Startup Arena Jakarta tahun 2012. Sayangnya website Cabara memiliki bug besar sehingga masih tidak dapat digunakan untuk mencari dan memperkerjakan pembantu rumah tangga.

(Diedit oleh Enricko Lukman)

Suka dengan artikelnya? Bergabunglah menjadi pelanggan TiA Insights. Hanya dengan USD 9,99/bulan, TiA Insights memberikan akses eksklusif ke newsletter mingguan kami, sebuah halaman yang mengumpulkan berita Asia penting dari berbagai sumber di internet yang harus Anda baca. Dengan TiA Insights, Anda juga akan mendapatkan E-Magazine setiap dua minggunya sebagai bahan bacaan pelengkap akhir pekan Anda. Klik disini untuk informasi lebih lanjut.