Use your < > keys to browse more stories

Lulusan Jakarta Founders Institute luncurkan layanan sewa mobil di Malang

 
travelcar situs

Saat kita semua sedang melihat kembang api saat perayaan tahun baru kemarin, banyak startup Indonesia yang juga sibuk merayakan peluncuran produk mereka di tanggal cantik tersebut, salah satunya ialah TravelCar. Startup asal Malang tersebut ingin menjadi platform online bagi perusahaan rental mobil dan shuttle di Indonesia.

Fitur utama yang ditawarkan TravelCar ialah layanan penyedia fitur booking online bagi perusahaan rental mobil dan shuttle yang telah bekerjasama. Jadi pelanggan bisa memilih destinasi dan tanggal keberangkatan mereka di situs TravelCar, lalu mereka akan bisa memilih mobil travel atau shuttle yang ingin mereka booking disana.

Order booking saat ini masih dikerjakan secara semi-manual. Jadi sistem TravelCar mengumpulkan sebanyak mungkin permintaan booking, lalu mengirimkan SMS konfirmasi kepada pengguna, dan pembayaran masih dilakukan secara individual kepada sang pengemudi.

Saat ini TravelCar hanya melayani booking mobil untuk tujuan keberangkatan tertentu dengan sopir. Situs tersebut masih belum melayani fasilitas rental mobil untuk dipakai seharian tanpa sopir. “Resikonya terlalu besar”, ujar founder Agung Firdaus. Biasanya layanan tersebut hanya diberikan kepada pelanggan-pelanggan yang sudah diverifikasi offline dan untuk perusahaan. Agung sendiri sudah pernah kehilangan mobilnya karena hal itu, tapi untungnya masih dapat dilacak berkat GPS yang terpasang.

TravelCar juga saat ini memiliki fitur “track me” dimana pengguna atau keluarganya bisa melacak keberadaan mobil yang ditumpangi secara online. Tentunya fitur tersebut juga bisa dipakai untuk menemukan mobil travel yang hilang (yang kerap terjadi di industri tersebut).

Mengembangkan layanan untuk seluruh Indonesia

Saat ini TravelCar telah menandatangani perjanjian dengan lima perusahaan rental mobil di Malang dengan total 50 armada. Seperti agen travel umumnya, TravelCar mendapatkan pendapatan mereka saat ini dengan mengambil komisi 10 persen dari setiap pemesanan armada yang sukses dilakukan oleh pengguna.

Ke depannya, tim TravelCar ingin membuat seluruh sistem pemesanan online menjadi otomatis. “Visinya membantu perusahaan-perusahaan travel itu seperti maskapai pesawat”, ujar Agung. Beberapa hal yang akan dilakukan ialah melayani pembayaran lewat bank dan meluncurkan API dari TravelCar.

Di saat sistem otomatis itu sudah berjalan, TravelCar akan menarik biaya bulanan dari perusahaan yang bekerja sama dan merubah sistem bagi komisi yang dilakukan. Mereka juga melayani perusahaan yang ingin minta dibuatkan sistem booking online mereka sendiri, tapi tentu dengan syarat bahwa TravelCar tetap bisa bantu menawarkan booking online perusahaan mobil tersebut di situsnya sendiri.

Agung sendiri merupakan salah satu lulusan Jakarta Founders Institute dengan perusahaan bernama Jagad, dan TravelCar merupakan salah satu produk dari perusahaan tersebut. Kebanyakan solusi online untuk penyewaan mobil di Indonesia masih dilakukan oleh perusahaan masing-masing dan masih berbentuk blog sederhana seperti Malang Transport dan Rental Sewa Mobil Malang.

Lihat juga berita tentang startup travel Indonesia lainnya di sini:

startup travel di Indonesia

(Diedit oleh Yasser Paragian)

 

Suka dengan artikelnya? Bergabunglah menjadi pelanggan TiA Insights. Hanya dengan USD 9,99/bulan, TiA Insights memberikan akses eksklusif ke newsletter mingguan kami, sebuah halaman yang mengumpulkan berita Asia penting dari berbagai sumber di internet yang harus Anda baca. Dengan TiA Insights, Anda juga akan mendapatkan E-Magazine setiap dua minggunya sebagai bahan bacaan pelengkap akhir pekan Anda. Klik disini untuk informasi lebih lanjut.