Use your < > keys to browse more stories

Tanpa beriklan, RumahDijual menjadi portal properti yang banyak dikunjungi di Indonesia

Head Pic of RumahDijual

Indonesia memiliki pasar properti yang sangat menjanjikan. Ini memunculkan persaingan sengit antara marketplace properti yang satu dengan yang lain. Di antara sekian banyak pemain besar tersebut, ada satu pemain yang mengklaim tidak pernah beriklan di platform manapun, tapi tetap bersanding kuat dengan para pemimpin pasar di negara ini: RumahDijual.com. Meski tidak beriklan, startup ini mengklaim memiliki traffic lebih tinggi dibanding Rumah.com dan Rumah123.com. Apakah itu benar?

(Baca juga: Sedang mencari rumah atau apartemen? 6 website marketplace properti ini bisa membantu Anda)

RumahDijual merupakan media online bagi agen properti dan pemilik rumah untuk memasarkan properti mereka – seperti rumah, tanah, dan apartemen – di berbagai kota besar di Indonesia. Menurut SimilarWeb, RumahDijual memiliki traffic lebih tinggi dibandingkan dua pesaingnya tersebut (gambar di bawah).

Perbandingan traffic RumahDijual

Yohanes Aristianto selaku founder mengatakan bahwa mereka tidak memiliki dana berlimpah yang bisa digunakan untuk promosi seperti para pesaing mereka, sehingga mereka harus mencari cara lain untuk menarik pengguna. Ia mengungkap satu strategi kunci yang membuat mereka tetap kuat, yakni nama domain.

(Baca juga: Kuat di pencarian mobile, Rumah.com nomor satu di Indonesia?)

Optimalkan nama domain

Yohanes menjelaskan bahwa ia sangat selektif dalam menentukan nama domain, karena nama domain merupakan brand perusahaan itu sendiri. Meskipun setiap founder memiliki seleranya masing-masing dalam memilih domain, Yohanes menganggap nama domain harus memenuhi sejumlah kriteria, yaitu mudah dibaca, mudah diingat, mudah disampaikan secara lisan, dan memberikan kesan positif.

Itulah alasan mengapa Yohanes memilih nama domain “RumahDijual.com” karena istilah “Rumah Dijual” merupakan istilah umum yang banyak digunakan masyarakat. Istilah ini juga sudah dikenal luas dan sering dijumpai di surat kabar, iklan baris, spanduk, brosur, dan media promosi lainnya. Popularitas istilah “Rumah Dijual” ini juga menguntungkan bagi Yohanes, sehingga jika orang mendengar nama domain “RumahDijual.com” pasti sudah jelas menggambarkan apa maksud dari isi website-nya. Mereka juga memaksimalkan nama ini dengan menggunakan banyak kata kunci di websitenya seperti “rumah dijual di Tangerang” dan “rumah dijual di Bandung”.

Kelebihan ini pula yang menyebabkan RumahDijual tumbuh secara alami dari mulut ke mulut, sehingga menguntungkan pihak RumahDijual yang tidak pernah beriklan di Google AdWords, televisi, radio, atau media cetak. Bahkan, Yohanes menjalankan RumahDijual secara full time dan sendirian selama hampir empat tahun tanpa adanya tim penjualan dan pemasaran.

Namun, Yohanes mengakui bahwa fitur yang terdapat pada RumahDijual tidak jauh berbeda dengan kompetitor lainnya. Sehingga sekalipun RumahDijual memiliki fitur-fitur yang standar, hal yang menyebabkan orang-orang di Indonesia banyak mengunjungi website RumahDijual lebih dikarenakan keunggulan dari nama domainnya.

Selama ini RumahDijual melakukan monetisasi dengan cara bekerjasama dengan para developer properti. Biasanya para marketing developer properti menghubungi RumahDijual untuk memasang listing atau banner iklan unit property yang bisa diiklankan.

Hingga kini semua biaya operasional RumahDijual masih didanai secara pribadi. RumahDijual sendiri sudah memiliki sekitar 100.000 listing aktif yang selalu diperbaharui dalam waktu kurang dari enam bulan terakhir. Ke depannya, RumahDijual berencana mencari investor yang memiliki visi sama. Sayangnya sekalipun RumahDijual sudah menghasikan pendapatan, Yohanes enggan menyebutkan nominalnya.

(Diedit oleh Enricko Lukman, Lina Noviandari, dan Yasser Paragian)

Suka dengan artikelnya? Bergabunglah menjadi pelanggan TiA Insights. Hanya dengan USD 9,99/bulan, TiA Insights memberikan akses eksklusif ke newsletter mingguan kami, sebuah halaman yang mengumpulkan berita Asia penting dari berbagai sumber di internet yang harus Anda baca. Dengan TiA Insights, Anda juga akan mendapatkan E-Magazine setiap dua minggunya sebagai bahan bacaan pelengkap akhir pekan Anda. Klik disini untuk informasi lebih lanjut.