Design Sprint — Merancang Solusi dan Produk dalam Lima Hari

Design Sprint adalah metode pemecahan masalah yang sudah digunakan oleh banyak perusahaan dunia, seperti Google, Slack, dan Microsoft. Lewat kerangka kerja lima hari, kamu akan menghasilkan solusi dan produk yang sudah tervalidasi pengguna.

Harga soft launching dibuka hingga 22 Oktober 2018

Pre Order Mon Oct 22nd 00:00 GMT
Hari
Jam
Menit
Detik

Apakah kamu

Design Produk
Ingin merancang dan memvalidasi produk dalam waktu singkat?
Design Sprint Save Time
Ingin menghemat waktu dan uang dalam pengembangan produk?
Product Design
Ingin mendapatkan tanggapan sedini mungkin dari calon pengguna?

Kamu dapat melakukannya dengan Design Sprint!

Kamu bersama tim dalam lima hari akan melalui tahapan yang sudah dirancang tepat untuk merumuskan masalah, sampai dengan menguji solusi/produk langsung kepada pengguna.

Tahapan Sprint

Apa yang akan kamu pelajari

Konsep Design Sprint

Memastikan masalah yang dipecahkan cukup besar dan serius

Menggambar proses dan mencari letak masalah

Merumuskan solusi terhadap masalah

Membuat prototipe dalam satu hari (ya, satu hari!)

Mengujinya dan mendapatkan tanggapan dari calon pengguna asli

Panduan pelengkap Design Sprint

Tidak hanya video, kami juga menyertakan dokumen pelengkap yang langsung dapat kamu gunakan selama Sprint berlangsung.

Panduan Facilitator dari jam ke jam, hari ke hari

Slide presentasi untuk para anggota tim Sprint

Best practice panduan wawancara

Checklist perlengkapan Sprint yang dibutuhkan

Cuplikan kelas dan panduan Design Sprint

Glenn Super Vote
Sketsa Solusi

Daftar isi materi Design Sprint

  • Hari Pertama: Mendefinisikan Masalah

    Sprint dimulai dengan menetapkan masalah yang ingin dipecahkan. Di akhir hari seluruh tim akan mempunyai visibilitas yang jelas terhadap tujuan Sprint.

    1.0 Persiapan Sebelum Memulai Sprint

    1.1 Membuat Peta Proses

    1.2 Memilih Target Sprint

  • Hari Kedua: Pemetaan Proses Bisnis

    Tujuan di hari kedua adalah memetakan proses bisnis, mengidentifikasi masalah, dan menetapkan bagian mana yang akan dicari solusinya

    2.1 Menggambar Sketsa Solusi

  • Hari Ketiga: Memutuskan

    Kamu bersama tim akan memutuskan proses dan solusi apa yang akan dilakukan.

    3.1 Memilih Sketsa Solusi

    3.2 Membuat Storyboard

  • Hari Keempat: Membuat Prototipe

    Kamu akan belajar cara membagi tugas, membangun prototipe, dan menggabungkannya untuk membentuk sebuah solusi.

    4.1 Membuat Prototype

  • Hari Kelima: Menguji Produk kepada Pengguna

    Prototipe yang kamu buat di hari sebelumnya akan diuji langsung kepada pengguna. Kamu bersama tim akan mendapatkan tanggapan dan lihat apakah solusi ini dapat bekerja atau tidak.

    5.1 Wawancara Pengguna & Menyimpulkan Hasil Sprint

Belajar Design Sprint bersama Head of Product Tech in Asia

Profil Glenn Prasetya
Glenn Prasetya bergabung dengan Tech in Asia Indonesia sejak tahun 2013. Sebagai Head of Product, Glenn telah membantu Tech in Asia Indonesia berkembang dari sisi produk maupun traffic, sehingga dapat membantu jutaan orang di Indonesia.

Sebelum bergabung di Tech in Asia Indonesia, Glenn juga menjadi Co-founder GameSaku, salah satu portal berita game terbesar di Indonesia yang kemudian diakuisisi dan berubah nama menjadi Games in Asia.

Glenn juga menghabiskan dua tahun sebagai konsultan SAP Netweaver Process Integration yang merupakan produk salah satu perusahaan software terbesar di dunia (SAP).

Dapatkan Harga Khusus Soft Launching Sekarang

Dengan harga khusus soft launching Rp350 ribu Rp210 ribu, kamu akan mendapatkan:

  • Materi video Design Sprint oleh Head of Product Tech in Asia.
  • Panduan untuk Facilitator (PDF).
  • Slide presentasi untuk anggota tim Sprint.
  • Checklist perlengkapan Sprint.

Harga khusus ini hanya berlaku sampai 22 Oktober 2018.
Beli Design Sprint sekarang!

FAQ

Jika kamu sedang mengembangkan sebuah produk atau sedang mencari solusi terhadap masalah, maka ya! Design Sprint akan cocok untuk kamu.

Rata-rata tim Sprint akan terdiri dari orang-orang yang berasal dari berbagai keahlian. Gabungan dari keahlian tim ini akan mendukung proses Sprint berjalan lancar.

Jadi, meski kamu tidak memiliki anggota tim dengan keahlian tertentu (misalnya UI/UX), maka hal itu bukanlah masalah. Biarkan anggota tim lain yang melakukannya.

Hampir semua masalah yang ada. Makin besar masalahnya, makin besar Sprint akan membantu kamu.

Beberapa contoh nyata bagaimana Sprint dapat membantu:

Membuat pengguna menggunakan aplikasi lebih sering (Pocket).
Memastikan pengalaman membeli kopi secara fisik tercermin di versi online (Blue Bottle Coffee).
Mencari cara memperkenalkan produk kepada pengguna (Slack).
Merancang skema untuk meningkatkan donasi pangan (PBB).
Meningkatkan pengalaman dan kepuasan pengguna (Facebook).

Ya. Kami sudah membuatkan kamu jadwal yang detail (hingga ke jam dan menit). Lima hari mungkin terdengar terlalu singkat, namun dengan menggunakan kerangka kerja yang sudah disusun, kamu bakal terkejut akan efektivitas Design Sprint ini!

Tidak ada. Kamu berhak mengakses, menonton, atau melihat kembali semua materi di kelas Design Sprint tanpa ada batas waktu dan jumlah.